Menjalani suatu hubungan itu bukan hal yang mudah, perlu ditanamkan sebuah kepercayaan dan kejujuran. Awalnya aku hanya anggap itu hal biasa dan sewajarnya, kau pria yang selama ini ku miliki bersahabat karib dengan seorang wanita, yang entah bagaimana sosoknya akupun tidak mengetahui. Aku hanya bisa melihatnya difoto melalui jejaring sosial, dan aku sempat beberapa kali memperhatikan bagaimana kedekatan mereka di dunia maya. Aku tak menyangka hal itu begitu sangat membakar hatiku. Ya, aku akui aku cemburu.
Aku mengerti Tuan, kau hanya menganggapnya sahabat karib yang hanya sebagai tempat berbagi cerita suka dan duka. Apa akan selalu seperti itu bertahan lama? Aku rasa tidak, setelah aku lihat gurauan kamu dengannya di dinding akunmu. Apalagi kamu tahu kalau dia sempat mengagumimu.
Hubungan kita bukan hanya satu atau dua tahun, beribu hari pernah kita lewati. Tapi semenjak kedatangannya, aku tak melihat diri kamu yang pernah aku kenal, bahkan perhatianmu mengurang. Aku sempat menghiraukan itu, mungkin kamu mulai bosan. Ya, aku pahami itu. Tapi waktu ke waktu dan semakin lama, aku melihat kamu berubah. Dimana kamu selalu menceritakannya dan membanggakannya disetiap percakapan kita. Maksud kamu apa, ingin membuat aku cemburu? Bisakah sekali saja kau memalingkan cerita tentangnya disetiap pertemuan kita. Itu membuat moodku terjatuh drastis. Lagi lagi dan lagi lagi.. Kita selalu mempermasalahkan dan mendebatkan hal yang sama tentang wanita itu, sahabatmu yang penuh dengan kata "mengagumkan". Mengertilah Tuan, aku ini wanitamu. Sedekat apapun kau dengan wanita hargailan aku sebagai kekasihmu yang mencintaimu. Karena puingan cemburu itu pasti ada. Mengertilah!

Komentar
Posting Komentar