Sudah lama laki laki itu mengincarnya, entah mungkin tak bisa terhitung waktu. Laki laki yang gemar membaca hampir larut malam diperpustakaan yang selalu bergulat dengan buku buku, tetapi dia masih saja sempat mencuri perhatian dambaan hatinya, yaitu wanita yang rambutnya selalu terurai panjang yang tiada hari tanpa lepas dari bando pita dan kacamatanya yang besar.
Diperpustakaan itu mereka sering bersenda gurau, membagi cerita buku yang mereka baca. Dan mereka mempunyai kegemaran yang sama yaitu bergulat dengan buku buku. Sampai dipenghujung waktu laki laki itu tak bisa bertahan atas perasaannya, rasanya mungkin sudah setumpuk gudang hingga tak mampu lagi dia bendung. Dan akhirnya waktu itu datang, waktu dimana dia selalu menunggu dalam setiap desiran nafasnya yaitu menyatakan perasaan.
Malam itu dengan digenggamnya seikat bunga mawar dia berdandan rapi, memakai wewangian agar terasa PD. Dengan kemeja kotak kotak berwarna merah dia datang kesebuah restoran. Ternyata dambaan hatinya sudah menunggu dimeja makan. Wanita itu terlihat sangat anggun dengan gaun merah ditubuhnya, tetap memakai bando tetapi dia melepas kacamatanya. Nan anggun sekali. Warna merah yang mereka pakai entah itu hanya kebetulan atau mereka mempunyai ikatan batin.
Melangkah pelan laki laki itu menghampiri dengan sejuta kegerogian yang bergumam di dalam dirinya, jantungnya berdetak begitu kencang seakan menambah kegerogiannya. Laki laki itu menghela nafas sebentar berharap ada kepercayaan diri untuk mengungkapkan rasa. Bersamaan Dengan kepercayaan dirinya dia menyatakan cinta. Sungguh besar keyakinannya pada wanita itu bahwa dia akan mengatakan "Ya". Wanita itu terlihat gugup menjawabnya, dengan menunggu sekitar satu menit dia langsung menjawab "Ya aku mau!". Mendengar jawabannya semua terhempas lepas. Seperti ada musik musik romansa dihatinya mengalun dengan indah, matanya berbinar memancarkan bintang bintang dilangit malam itu. Seikat bunga mawar yang dia berikan menjadi saksi bahwa penantiannya tak sia sia. Semua terbalaskan, hatinya mekar mewangi seketika. Wanitanyapun tersenyum menawan.
Komentar
Posting Komentar