Ditengah buku-buku dan laptop kesayangan ku yang berceceran disampingku, aku berusaha untuk menyelesaikan semuanya secara serius. Tapi mengapa pikiran ini selalu menerka dengan seribu bayanganmu, yang membuatku mencampurkan seribu cinta dan seribu kebencian. Kamu yang biasanya setia menemaniku dalam menyelesaikan tugas-tugas yang selalu memelototiku setiap harinya kini kau hilang tinggal bayangan, ocehan dan gangguan yang selalu kau tikam saat aku mengerjakan tugas itu semua tinggal butiran-butiran angin yang pergi entah kemana. Aku masih pilu atas kejadian terakhir itu, saat kulihat manis manjanya kau bersama perempuan itu. Perempuan yang pernah ada dihati kamu, perempuan yang katanya rela memutuskan urat nadinya demi kamu. Kamu tidak pernah menyadari itu semua Tuan, kecemburuan yang selalu kusimpan sendiri dalam hati ini hanya bisa kupendam dan kusimpan dalam-dalam. Saat kau menceritakan dia aku hanya mendengarkan dengan manis, telingaku aku pasang baik-baik untuk itu semua karena a...
"If you think your boyfriend is your world, then I think write is my world.."