Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Dia! ENGKAU Kirim Untukku

Kali ini saat ku mencoba membuka hati, membuka mata, terbangun dalam tidur yang selama ini menumpuk kegelapan dimana aku sudah terjatuh terlalu dalam, dan tenggelam dalam kesepian yang dipadu dengan kekosongan jiwa. Kulihat sesosok pria yang sudah ku kenal cukup lama. Mungkin dia tahu bahkan dia mengerti bagaimana aku, kekurangan dan kelebihan dari dalam diri. Mengapa saat aku berusaha membangun cinta kembali, dia yang selalu hadir, dia yang selalu hinggap disetiap mimpiku dan lagi-lagi mengapa dia yang selalu anggun dalam memperlakukanku.  Tuhan apa mungkin dia adalah seorang pangeran yang kau kirim untukku, tidak hanya untuk mengganti dia yang pergi dari hati, tetapi untuk hidup bersamaku menjalin kasih sayang hingga akhir nafasku? Aku melihat musim gugur yang berubah menjadi musim semi, aku melihat malam yang berubah menjadi siang, kau peneduh mataku. Aku melihat dunia dalam setiap kata-katamu, kau menyentuhku dengan pandanganmu, kau mendengarkanku dengan ketenanganmu, kau pe...

Cinta Pertama

Aku mengenalmu bukan hanya satu tahun atau dua tahun, tapi sejak bangku sekolah dasar. Kita teman satu  gank, tiga anak laki-laki dan tiga anak perempuan dan diantaranya adalah aku dan kamu. Itu benar, kita hanya sahabat seperti teman bermain, bercanda, berbagi cerita bahkan membagi tugas sekolah. Tuhan menakdirkan kita bersama hingga bangku SMA, dan kita tetap berenam satu gank . Tali persahabatan itu tak pernah putus ditengah jalan.  Kau masih ingat Tuan sewaktu di bangku sekolah dasar, kita mencuri-curi waktu berdua untuk menyelesaikan tugas rumah bersama dibelakang warung sekolah. Tetapi karena polosnya kita saat sibuk mengerjakan tugas Ibu Guru memperhatikan kita dari belakang, sampai akhirnya dimarahi dan kita disetrap menghormati tiang bendera sampai waktu istirahat jam duabelas siang dan menjadi gurauan teman-teman kita sampai mereka mengejek-ngejek kita dan menertawakan kita. Tetapi kita yang hanya bisa unjuk gigi dan saling unjuk gigi senyum-senyum kecil. Dalam ke...

Selamat Ulang Tahun Mamah

Pagi yang cerah, aku melangkah dengan  semangatnya. Walaupun tugas-tugas dokumen dikantor mungkin sudah menunggu dimeja kerja. Karena sibuknya pekerjaanku aku sampai lupa kalau hari ini adalah ulang tahun Mamah. Dering hp satu menit yang lalu mengingatkanku, kakaku yang disebrang telepon sana berkata kalau malam nanti akan ada surprise untuk Mamah. Tentunya aku takkan melewatkan moment langka ini, hari dimana Mamahku bertambah umurnya. Untungnya hari ini adalah hari sabtu, sesudah dzuhur aku langsung bergegas pulang walaupun aku harus membawa dokumen pekerjaanku ke rumah. Demi Mamah akan aku lakukan, anakmu akan segera pulang, Mah. Ditengah macetnya kota Jakarta aku berharap sore nanti sudah berada di Bandung. Yah memang, weekend selalu menjadi masalah lalu lintas orang-orang yang berlibur, macet dan panas. Sabar adalah obatnya. Sesampainya di Bandung kira-kira pukul tiga, aku mampir disebuah butik. Aku membeli baju gamis berwarna merah, menurutku wanita itu sexy jika memakai ...