Aku tak menyangka akan bertemu seorang lelaki dengan senyumannya yang anggun dan penuh ramah tamah, tetapi dibalik senyuman yang membuat aku mengguling gulingkan fikiran semalaman, dia menyimpan seribu rahasia dibalik pribadinya. Dengan sekejap saja dia mampu menghipnotis dan membuatku memikirkannya setiap waktu, tak bisa aku melenyapkan sedetik saja semenjak aku bertemu dengannya. Mengapa kau begitu mudah menarik hati ini? Sihir apa yang kau punya, Tuan? Mengagumkan.
Sebulan yang penuh dengan kekagumanku padamu, sikapmu yang anggun penuh tegas, keramahan dalam setiap santunanmu, kehalusan dalam setiap tutur kata dan senyuman yang begitu mempesona, sudahlan semua itu tak dapat aku gambarkan. Aku tak pernah bosan memandangmu ketika kamu sedang berbicara panjang lebar hingga aku tak bisa sedetikpun berpaling darimu, pipimu terlihat memerah dan kamu tersipu malu ketika aku memandangmu dalam. Itu membuat hatiku tertawa kecil.
Tuan, seandainya perempuan itu yang selalu kau banggakan disetiap percakapanmu kau lepaskan, aku rela menjadi pelipur laramu dan menjadi penggantinya, pengobat hatimu yang selalu penuh kegundahan. Mengapa kau masih memperjuangkan wanita itu, wanita yang selalu sibuk dengan dunianya, yang tidak bisa meluangkan sedikitnya waktu untukmu? Mengapa kamu masih saja memperjuangkan cintanya, sedangkan dia yang terlalu egois dengan seribu keinginannya tanpa memikirkan perasaanmu? Dan mengapa kamu masih saja yakin dengan hatimu bahwa dia akan berubah dengan sendirinya? Sedalam itukah Tuan cintamu padanya. Lihatlah Tuan, disini masih ada aku! Aku yang senantiasa ada untukmu dalam berjuta kerisauan dan kesedihanmu. Perhatikanlah aku, Tuan!

Komentar
Posting Komentar